berfikir komputasional
Dibuat oleh chika dan cipa (Rizka dan Asifa)
Berifikir Komputasional
A. Pengertian
Berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika).
B. Tahap Berfikir Komputasional
1. Sensing Problem, adalah merupakan tahapan awal yang dilakukan untuk mendapatkan sebuah solusi atau pemecah masalah . Caranya dengan mengenali dan melakukan proses klarifikasi masalah yang ditemukan kemudian merumuskan pertanyataan yang berkaitan dengan masalah, mengumpulkan informasi yang sesuai, mengumpulkan data yang ada, meringkas informasi, kemudian mendefinisikan tujuan yang diinginkan dari masalah tersebut.
2. Defining Problems, pada tahap ini kita menentukan masalah yang ada dengan menggunakan informasi yang telah dikumpulkan secara lengkap dan efektif, kemudian pemecah masalah menjadi bagian yang lebih kecil lagi dan mudah untuk dicarikan solusinya.
3. Deriving Solutions, tahap ini berkaitan dengan melakukan pemeriksaan tertahap berbagai macam solusi yang digunakan, yaitu dengan cara memutuskan pilihan yang mungkin dan tindakan yang harus dilakukan, mengetahui seberapa banyak informasi yang digunakan untuk menghasilkan sebuah keputusan yang dipilih dari beberapa alternatif pilihan.
4. Implemeting Solution, pada tahap ini kita menerapkan tindakan dan memberikan informasi sera solusi yang sesuai.
5. Evaluating Outcomes, pada tahap ini kita melakukan pengetahuan hasil dari tindakan dan pilihan yang telah dijadikan solusi pemecah masalah.
C. Penerapan Berfikir Komputasional
Pada dasarnya, berpikir komputasional adalah metode pemecahan masalah melalui penerapan teknologi ilmu komputer (informatika).
Konsep pemikiran komputasional diterapkan pada semua bidang kehidupan manusia seperti bidang pendidikan, ekonomi, matematika, fisika, dan kimia.
Berpikir komputasional (computational thinking) merupakan suatu konsep bagaimana cara untuk menemukan masalah di sekitar kita dengan cara mengamati kemudian mengembangkan solusi pemecahan masalah.
Contoh:
1. Pembuatan mie instan. Sebelumya kita harus menyiapkan semua bahan-bahan terlebih dahulu. Seperti menyiapkan mie, air, kompor dan panci. Lalu kita merebus air dan memasukkan mienya ketika airnya mendidih. Selanjutnya kita tiriskan mie tersebut dan menaruhnya kepiring lalu memberi bumbu. Dan terakhir mengaduknya hingga rata lalu mie siap disajikan.
2. Memasak nasi. Memasak nasi pun juga melibatkan computational thinking. Pertama adalah dekomposisi. Dalam memasak nasi,tentu kita pecahkan dulu masalah besar menjadi masalah kecil seperti menyiapkan beras, air, tempat nasi, rice cooker. Kemudian ada pengenalan pola. Kalau dalam kasus memasak nasi, kita harus bisa mengenali pola yang ada seperti harus memasak air dulu baru memasak beras atau menyalakan rice cooker. Metode ketiga adalah abstraksi. Seperti contoh, berapa banyak beras yang kita butuhkan untuk makan nanti. Dan yang terakhir adalah algoritma.
3. Mencuci pakaian. Dengan computational thinking, kita mampu melakukan identifikasi, analisa dan implementasi solusi dengan berbagai kombinasi langkah / cara dan sumber daya yang efisien dan efektif.
Kasus :
Siswa Tidur saat jam Pelajaran
1. Sensing problem
Tahapan:
A. Mengidentifikasi masalah
Dugaan sementara kasus siswa ribut saat jam pelajaran disebab kan oleh siswa begadang dan kurang tidur
B. Merumuskan pertanyaan
1. Apakah yang ia lakukan pada malam hari sehingga ia tidak tidur?
2. Bagaimana cara mengatasi agar anak tidak begadang?
3.Menurut kalian apa solusi yang tepat untuk mengatasi anak agar tidak tidur di kelas?
C. Mengumpulkan data
D. Kesimpulan masalah
2. Defining problem
1.
3. Deriving solutions
4. Implemeting solution
5. Evaluating outcomes
Komentar
Posting Komentar